PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Neurologi, Radiologi

Arteriografi Serebral

cerebral arteriography

Ringkasan Singkat

Arteriografi serebral adalah prosedur diagnostik yang secara historis digunakan untuk memvisualisasikan pembuluh darah di otak dan mendeteksi anomali seperti aneurisma, penyempitan, atau malformasi, yang kini sebagian besar digantikan oleh teknik MRI.

Arteriografi serebral, juga dikenal sebagai angiografi serebral, adalah prosedur pencitraan diagnostik yang digunakan untuk memvisualisasikan arteri-arteri di otak. Teknik ini melibatkan penyuntikan zat kontras berbasis yodium ke dalam pembuluh darah yang memasok otak, diikuti dengan pengambilan gambar sinar-X.

Tujuannya adalah untuk mendeteksi atau mengkarakterisasi anomali vaskular seperti aneurisma (pembengkakan pembuluh darah), stenosis (penyempitan pembuluh darah), oklusi (penyumbatan), atau malformasi arteriovenosa (MAV). Meskipun memberikan detail yang sangat baik tentang struktur vaskular, ini adalah prosedur invasif dengan risiko tertentu.

Saat ini, arteriografi serebral konvensional sering digantikan oleh metode non-invasif seperti MRI angiografi (MRA) atau CT angiografi (CTA), yang menawarkan visualisasi serupa dengan risiko yang lebih rendah. Namun, arteriografi serebral masih memiliki peran penting dalam situasi tertentu, terutama untuk intervensi terapeutik atau ketika detail yang sangat tinggi diperlukan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Osborn, A. G. (2012). Diagnostic Imaging: Brain (2nd ed.). Amirsys.
  • American Psychological Association. (n.d.). APA Dictionary of Psychology. Retrieved from https://dictionary.apa.org/cerebral-arteriography
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback